Thursday, 17 March 2016

Efek Minum Air Putih Berlebihan

Efek Minum Air Putih Berlebihan - Air merupakan kebutuhan utama untuk seluruh mahluk hidup salah satunya manusia. Rata- rata tipa orang memiliki 60% air dari berat badannya. Air sangat diperlukan tubuh untuk menjalankan aktifitas, pada saat beraktifitas yang cukup berat tubuh akan mengeluarkan cukup banyak cairan melalui keringat selain itu cairan dikeluarkan juga melalui air seni, atau air mata.


Semua sistem dalam tubuh memerlukan air agar dapat bekerja secara normal. Air juga berguna untuk membantu dalam membuang racun yaitu melalui urine. Air juga berfungsi mengedarkan nutrisi ke sel-sel tubuh dan menjaga kelembapan jaringan. Saat kita beraktifitas berat misalnya berolahraga, maka metabolisme tubuh akan meningkat untuk menyuplai O2 keseluruh tubuh dan juga untuk menyuplai energi. Otot akan berkonstraksi dan pembuluh darah akan melebar. Yang menyababkan aliran darah menjadi semakin cepat, sehingga metaboisme tersebut mengeluarkan zat sisa berupa air keringat. Akibatnya tubuh dapat kekurangan air.



Efek Minum Air Putih Berlebihan


Efek Minum Air Putih Berlebihan


Meski Air sangat dibutuhkan untuk tubuh namun mengkonsumsi Air juga ada batasnya, karena jika berlebihan dapat memberi efek yang negatif pada tubuh, diantaranya merusak ginjal dan paling fatal adalah kematian. Menurut Laporan Dari Laporan Exercise Associated Hyponatraemia (EAH) tercatat ada sekitar 1600 kasus meninggal dunia yang diakibatkan terlalu banyak minum air.



Bahaya Kebanyakan Minum Air Putih



Apa saja yang dapat terjadi pada tubuh jika terlalu banyak mengkonsumsu air, berikut penjelasannya seperti yang dijelaskan di halosehat.com


1. Merusak Komposisi Darah
Dalam darah terdapat plasma darah dengan kadar kekentalan darah secara fisiologis dalam tubuh tang terukur. Bila kekurangan air dapat menyebabkan darah menjadi kental, namun apabila kelebihan dapat menyababkan darah terlalu cair. Yang dapat mengganggu peredaran darah secara luas.


2. Meningkatkan Volume Darah
Voume darah yang meningkat dapat menyebabkan terganggunya kerja jantungd an sistem pembuluh darah (Sistem Tutup). Volume air yang meningkat dapat juga meningkatkan tekanan pada sistem pembuluh darah tutup itu. Kondisi ini akan membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menurangi kadar air dalam darah tersebut.


3. Kerja Ginjal Yang Meningkat
Ginjal berfungsi sebagai filter cairan yang masuk kedalam tubuh. Fungsi Ginjal sebagai organ penyaring ini ada pada glomerulus. Jika banyak cairan yang masuk kedalam tubuh maka akan banyak pula cairan yang harus disaring oleh ginjal dan hal ini akan membuat ginjal menjadi bekerja lebih keras. Jika ini berlangsung terlalu sering maka dapat menyebabkan rusaknya glomerulus.


4. Tubuh mengalami hiponetraemia.
Hiponetramia adalah kondisi tubuh yang tidak normal yang disebabkan kekurangan natrium (garam). Natrium merupakan mineral elektrolit yang dapat membantu mengatur jumlah kadar air didalam dan disekitar sel tubuh. Jika Anda terlalu banyak minum air hal tersebut akan menyababkan natrium menjadi terlalu encer. Kekurangan natrium dalam tubuh dapat menyebabkan volume darah menurun dan dapat menyababkan tenanan darah menurun, denyut jantung meningkat tajam. Normalnya Konsentrasi natrium dalam darah berkisaran antara 135 - 154 milimol/liter. Namun dalam keadaan hiponetraemia konsentrasi dalam tubuh kurang dari 135 milmol/liter. Sehingga kadar cairan dalam tubuh meningkat dan sel-sel dapat mengalami pembengkakan.


5. Pembengkakan Sel
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya pembengkakan sel ini diakibatkan oleh kurangnya kadar natrium dalam tubuh. Jika ini terjadi pada sel -sel otak maka akan dapat mengganggu kesehatan. Kekurangan natrium dalam konsisi hiponetraemia paling ringan dapat menyebabkan mudah ngantuk. Namun kekurang natrium juga dapat berakbat pada intoksikasi air yang berakibat mual, sering buang ari kecil, disorintasi mental, pingsan, kejang - kejang, batang otak terganggu, sistem pernafasan terganggu dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Intoksikasi adalah keracunan air yang merupakan kelanjutan dari pembengkakan pada sel otak, ini disebabkan tidak seimbangnya elektrolit.


6. Keracunan Air (Intoksikasi Air)
Keracunan air juga dikenal dengan hiper-hidrasi atau overhydration, merupakan gangguan potensial dalam fungsi otall yang terjadi ketika keseimbangan elektrolit terganggu karena terlalu banyak mengonsumsi air terlalu banyak. Kasus yang dialami salah satu penderita menyebabkan koma dan kematian mendadak akibat pembengkakan otak. Kondisi ini jarang terjadi, namun resiko ini lebih tinggi terkena atlet pelari jarak jauh atau pelari maraton. Keracunan air dapat juga terjadi yang diakibatkan air yang tidak higienis.



Tips Mengonsumsi Air Putih


Ada yang mengatakan Manusi dianjurkan untuk mengonsumsi 8 gelas dalam sehari atau 2 liter, namun hal tersebut tidak selalu benar, karena tubuh manusi memiliki metabolisme yang berbeda - beda. Ada juga yang salah dalam menanggapi hal ini ada orang yang minum air banyak sekaligus. Dan ini dapat berdampak buruk pada kesehatan. Minumlah pada saat Anda haus secukupnya saja. Dan semoba tisp dibawah ini juga dapat menambah ilmu Anda


1. Minulah air secukupnya / sewajarnya saja - Seimbang antara yang dibutuhkan dan dibuang
2. Minum pelan - pelan - minum air terlalu cepat dapat membuat adan tersedak.
3. Untuk penderita penyakit ginjal harus membatasi mengkonsumsi air, jangan berlebih
4. Pada saat berolahraga minumlah air seculupnya
5. Orang yang sedang mengonsumsi obat herbal disarankan untuk minum air lebih banyak, karena obat herbal mengandung makromolekul yang dapat mengganggu fungsi filtrasi ginjal.


Demikian Efek Minum Air Putih Berlebihan. Joseph Verbalis dari Georgetown University Medical Centre dan International Marathon Medical Directors Assocition (IMMDA) menyarankan minumlah untuk mengobati rasa dahaga Anda. “Drink to your thirst. It’s the best indicator”. Haus dan dahaga adalah indikator yang tepat bahwa kita perlu minum.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Efek Minum Air Putih Berlebihan

0 komentar:

Post a Comment