Thursday, 17 March 2016

Bahaya Gigitan Anjing dan Pengobatannya serta

Bahaya Gigitan Anjing dan Pengobatannya serta Cara Menghindarinya - Banyak orang yang menjadikan anjing sebagai hewan peliharaan. Anjing dapat dimanfaatkan untuk benyak hal diantaranya penjaga ternak dan anjing pemburu. Dalam dunia kepolisian anjing dijadikan hewan pelacak kerena memiliki indra peciuman yang tajam.


Sejinak - jinaknya anjing anjing tetaplah hewan yang dapat membahanyakan, terlebih disaat ia merasa terganggu. Di Negara - nehara Eropa dan Amerika kebanyakan yang menjadi korban anjing adalah anak anak diusia 5 tahun hingga 9 tahun yang diantaranay memerlukan pertolongan medis karen mengalami cidera.



Bahaya Gigitan Anjing dan Pengobatannya


Bahaya Gigitan Anjing dan Pengobatannya



Bahaya Gigitan Anjing


Gigitan anjing cukup berbahanya karena dapat menyababkan berbagai jenis penyakit yang mancapai 90% dibanding dengan gigitan hewan lain. Menurut CDS (pusat pengedali hawan) Amerika Serikat kasus ini pernah terjadi di Amerika, dimana terjadi 4,5 juta kasus gigitan Anjing dan lebih dari 30.000 korbanya memerlukan perwatan seperti bedah rekonstruksi dan 15 - 20 diantrara meninggal dunia akibat gigitan anjing.


Cidera yang signifikan biasanya meliputi jaringan bawah kulit, seperti saraf, otot, tulang dan pembuluh darah. Ini disebabkan karena gigitan anjing membentuk bulatan yang memberi tekanan pada gigitan mereka. Berikut beberapa bahanya gigtan anjing seperti yang dijelaskan di halosehat.com


1. Infeksi
Gigitan Anjing dapat menyebabkan infeksi yang serius jika tidak segera ditangani dengan benar, gigitannya juga dapat menyebabk trauma pada korban. Air liur Anjing mengandung berbagai jenis bakteri yang berbahaya dan patogen yang berbahaya. Infeksi yang dikarenakan gigitan Anjing diantaranya sebagai berikut:




  • Rasa panas dan nyeri pada sekitar gigitan.

  • Keluar cairan bening atau nanah pada luka gigitan.

  • Kemerahan dan pembengkakan pada daerah sekitar gigitran

  • Tibul garis - garis mererahan pada lengan atau kaki yang meluas dari area gigitan.


2. Rabies
Rabies atau juga dapat disebut penyakit Anjing gila merupakan penyakit yang dapat menyerang otak dan safar, penyakit ini cukup mematikan apa bila tidak ditangani dengan cepat dan benar. Di Indonesia Sendiri 98% penyakit rabies disebabkan oleh gigitan anjing. Pada tahun 2012, 137 korban meninggal yang diakibatkan penyakit rabies.


Air liur hewan yang mendirita masuk kedalam tubuh melalui gigitan, maupun cakaran yang bekas dijilat oleh hewan tersebut. Rabies juga dapat menginfeksi orang yang dikarenakan luka yang dijilat oleh hewan penderi rabies. Rabie memiliki gejala dan berikut gejala dari rabies:




  • Suhu tubuh dingin

  • Gelisah

  • Tubuh terasa letih

  • Mual, dan muntah

  • Sakit kepala

  • Demam Tinggi

  • Insomnia

  • Rasa gatal pada sekitar gigitan

  • Perilaku yang agresif

  • Hydrofobia/takut pada air


Pemngobtan yang dilakukan pada penderita rabies:




  • Pemberian vaksin untuk mencegah virus menyebar kesaraf dan otak

  • Pembersihan bagian tubuh yang terinfeksi


Untuk mencegah penularan rabies bisa dilakukan dengan pemberian vaksin


3. Menyababkan tetanus
Tetanus merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus yang bernama mycrobacterium tetani yang masuk melalui luka yang terbuka. Gejala yang ditimbulkan antara lain:




  • Rasa sakit pada bagain tubuh yang terinfeksi

  • Sakit kepala

  • Terjadi pembengkakan pada oragan tubuh yang terinfeksi

  • Kejang pada otot

  • Demam

  • Gelisah

  • Otot rahang nyeri, yang menyebabkan sulit untuk membuka mulut

  • Otot perut mengeras


Pengobatan yang perlu dilakukan adalah dengan cara memberi serum anti tetanus serta antibiotin untuk mencegah penbentukan racun lebih lanjut. Sedangkan untuk pencegahanny dapat diberikan vaksin DPT, difteri tetanus dan pertusis yang biasanya diberkikan kepada balita. Sementara untuk orang dewasa biasa dilakukan sebelum menikah yaitu dengan memberi vaksin TT dan Toxoid Tetanus.


4. Menyebabkan Penyakit Sepsis (Septicaemia / Keracunan darah)
Sepsis merupakan penyakit yang diakibatkan oleh tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap infeksi yang telah menyebar melalui aliran darah. Penyakit ini bermula dari gigitan dari anjing, pada saat kekebalan tubuh menurun infeksi dapat menyebar ke organ tubuh yang lain. Gejala yang ditimbulkan sebagai berikut:




  • Menggigil

  • Demam

  • Fisik terasa lemah dan lelah

  • Tekanan darah menurun

  • Denyut nadi cepat

  • Bercak -bercak pada kulit

  • Pendarahan

  • Tingkat kesadaran menurun


Pengobatan yang perlu dilakukan adalah dengan cara pemberian antibiotik dan cairan melalui infus. Yang akan dilakukan oleh dokter untuk membunuh bakteri dan meningkatkan tekanan darah tinggi.


5. Menybabkan Kematian
Hal ini dapat terjadi jika gigitan anjing tak segera ditangami atau terlambat untuk ditangani. Kematian dapat terjadi karena infeksi maupun pendarahan yang hebat. Infeksi akan menyababkan meningitis, radang sumsum tulang, radang otak dan infeksi pada jantung. Gejala yang ditimbulkan




  • Tidak bisa bergerak

  • Tidak bisa Bernafas

  • Tubuh menjadi kaku jika sudah lama.

  • Tidak bisa berkedip
    :3


Pengobatan ketika digigt anjing


Untuk pertolongan pertama pada orang yang digigit anjing berikut hal yang harus dilakukan:


a. Tutup luka dengan kain untuk menghentikan pendarahan
b. Cuci daerah gigitan dengan sabun
c. Angkat luka lebih tinggi dari jantung
d. Gunakan salep anti biotik untuk mencegah infeksi
e. Gunakan perban pada luka


Untuk pertolongan selanjutnya Anda harus segera membawanya kedokter atau menelpon tim medis untuk segera mendapat pertongan dari tenagga medis. Terleh lagi jika gigitan terlalu dalam dan pendarahan tidak dapat berhenti, atau tanda - tanda terinfeksi terjadi.


Hal berikut yang akan dilakukan dokter:


• Memastikan Apakan luka cukup dalam yang dapat merusak otot, tendon, saraf dan juga tulang.
• Membersihkan luka dari kotoran dan bakteri, serta menghilangkan jaring mati pada luka gigitan.
• Menutup luka, dan jika diperlukan akan dijahit.
• Pemberian vaksin rebies
• Pemberian antibiotik.



Cara Menghindari Gigitan Anjing


a. Jauhi anjing
b. Jangan pelihara Anjing
c. Jika ingin memelihara anjing pilih yang temparemennya yang baik.
d. Jangan biarkan anak - anak bermain didekat anjing.
e. Jangan mengganggu anjing yang sedang merawat anaknya, sedang makan atau sedang tidur.
f. Jika anda bertemu dengan anjing yang agresif tetap tenang, dan tinggalken secara perlahan dan jangan melihat matanya.
g. Kenali bahasa tubuh anjing yang sedang agresif yang biasanya ditandai dengan ekor yang menegang, alis bekerut, mata digulung sehingga kulit putih yang terlihat, tatapan intens, mundur.


Demikianlah Bahaya Gigitan Anjing dan Pengobatannya, ada baiknya selalu waspda jika dilingkungan tempat anda tinggal terdapat banyak anjing. Agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Dan jika terjadi gigitan anjing segeralah bawa kedokter untuk mendapatkan pertolonga.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bahaya Gigitan Anjing dan Pengobatannya serta

0 komentar:

Post a Comment