Monday, 21 March 2016

Bahaya Diare Akut Gejala Perawatan dan Pengotan

Bahaya Diare Akut Gejala Perawatan dan Pengotan - Diare merupakan penyakit yang berhubungan dengan pencernaan yang dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Diare menyababkan fases menjadi encer dan lembek dan frekuansi buang air besar menjadi sering. Bisanya diare dapat sembuh dalam 2 atau 3 hari.



Bahaya Diare Akut Gejala Perawatan dan Pengotan


Gejala Diare


Diare biasanya disertai dengan gejala, dan dapat muncul dengan cepat sehingga sering tidak disadari. Berikut gejala diare seperti yang dijelaskan di halosehat.com


1. Perut kembung, mual dan terasa tidak nyaman
2. Rasa sakit pada perut karena harus sering buang air besar.
3. Buang Air besar tidak dapat ditahan
4. Demam dan Sakit Kepala
5. Pada Kondii Tertentu dapat keluar darah, Ini jika diare disebabkan oleh virus
6. Diare karena Virus juga menyebabkan Demam dab tubuh menggigil


Bahaya Diare Akut Gejala Perawatan dan Pengotan



Penyebab Diare


Diare dapat disebabkan beberapa hal misalnya gangguan peerut sementara. Namun Diare juga dapat disebabkan oleh infeksi atau penyakit tertentu, berikut penyebabnya:


• Infeksi Bakteri - Bakteri yang dapat menyababkan diare adalah jenis bakteri E-Coli. Sommanella, Shigella dan Campyobacter.


• Infeksi Virus - Virus yang menyababkan datangnya penyakit diara adalah Virus Cytomegalovirus, Virus Hepatitis, Herpes Virus, dan Norwalk Virus.


• Alergi Makanan - Alergi makan juga dapat menyababka diare, bukan hanya diare alergi makan juga dapat menyababkan ruam, dan juga gatal.


• Parasit - Ada beberapa parasit yang dapat menyababkan diare biasanya parasit ini terdapat dalam air dan makanan yang biasa dikonsumsi


• Obat - Mengonsumsi Obat Antibiotik berlebihan dapat menyababkan diare juga.


• Penyakit radang Usus - Iritasi pada usus juga dapat menyababkan diare ini dikarenakan usus tidak dapat bekerja dengan baik.


Setiap orang memiliki waktu tersendiri untuk sembuh dan ini juga tergantung pada sistem kekebalan tubuh orang itu juga. Faktor penyebab diare juga dapat menjadi penentu berapa lama diare akan sembuh. Orang yang terkena diare yang dikarenakan bakteri, atau virus dapat sembuah kurang dari 3 minggu, namun jika seseorang terkena diare yang dikarenakan infeksi usus dapat lebih dari 3 minggu.



Bahaya Diare Akut


Diare merupakan penyakit yang umum terjadi. Diare dapat menyarang siapa pun tak kenal usia, pangkat, jabatan, kaya atau pun miskin. Penyakit diare membutuhkan perawatan yang cepat sesuai dengan peyababnya. Namun jika diare tidak diobati atau sudah diobati namun tidak menunjukan kemajuan dapat menyababkan hal-hal yang tidak diingankan sampai dengan kematian. Berikut bahaya Sakit diare seperti yang dijekaskan di halosehat.com:


1. Dehidrasi
Dehidrasi merupakan suatu hal yang sering terjadi pada penderita diare. Hal ini disebabkan cairan terbuang bersamaan dengan fases pada saat buang air besar. Diare juga dapat menimbulkan gangguan keseimbangan elektrolit tubuh. Jika hal ini tidak segera diatasi dapat menyebabkan kematian mendadak. Oleh sebab itu dehidrasi merupakan hal yang harus diwaspadai. Segeralah minum air putih 1 atau 2 gelas setelah buang air besar jika pada saat diare menyerang. Dehidrasi Biasanya ditandai dengan ;


Pada Orang Dewasa:


• Sering Buang Air kecil dan susah untuk dikontrol
• Kulit menjadi lebih kering
• Air urine berwana lebih gelap
• Tubuh semakin lemah dan susah untuk beraktifias.
• Sering haus


Pada anak-anak:


• Lidah dan mulut lebih kering
• Bayi akan semakin rewel
• Tidak buang air kecil lebih dari 3 jam
• Mata, pipi dan perut lebih cekung
• Tidak bergairah dan lemah
• Demam dan kulit tidak elastis



Cara Perawatan Dehidrasi


Dehidrasi Merupakan penyebab kematian mendadak pada penderita diare, terutama pada anak anak dan balita. Banyak orang yang mengira bahwa diare dapat sembus sendiri tanpa diobati, namun ketika sudah dehidrasi harus dirawat di klinik atau rumah sakit. Perawata terhgadap dehidrasi harus dilakukan untuk menggantikan semua cairan tubuh yang hilang agar cairan dalam tubuh dapat pulih. Jika dilakukan perwatan dirumah sakit maka penderita akan di infus dan ddiberri obat pencegah diare yang disesuikan penyababnya. Diare yang disebabkan oleh virus atau bakteri membutuhkan penanganan yang lebih serius.



Cara Mencegah Diare


Dehidrasi merupakan kondisi yang umum terjadi pada penderita diare. Dehidrasi dapat membuat tubuh kehilangan elektrolit dan cairan sehingga membuat tubuh menjadi sangat lemah. Anak anak akan menjadi sangat rewel dan tidak bisa dibiarkan sendiri. Untuk mencegah diare Anda dan anak Anda dapat mengonsumsi makanan yang mangandung banyak kalium seperti sayuran dan buah-buahan.



Tips Perawatan Diare


Jika Anda atau salah seorang dirumah Anda terkena diare langkah pertama adalah menghidarkan dari makanan yang dapat memperparah diare seperti makanan yang pedas. Dan Berikut beberapa cara mengatasi diare:


1. Hidari mengkonsumsi Susu - Selama diare sebaiknya hindari semua produk susu, karena susu dapat memperparah diare karena mangandung bahan gula tertentu.
2. Jangan mengkonsumsi Air Mentah - Air mentah yang harus Anda Hindari adalah air mineral kemasan atau air keran
3. Air Es - Air se juga harus dihindari karena dapat memperparah diare.
4. Hindari makan yang mentah seperti lalapan
5. Hidari makanan yang pedas.



Cara Mencegah Diare


Semua jenis penyakit dapat dicegah, dan mencegah lebih baik dari pada megobati, dan berikut cara mencegah diare:


1. Biasakan cuci tangan sebelum makan, atau setelah selesai melakukan aktifitas, dengan sabun semala kurang lebih 20 detik
2. Gunakan Pembersih tangan ketika berpergian
3. Hidari makan yang sudah lama disimpan dalam kulkas
4. Pilihlah makanan / tempat makan diluar yang higienis
5. Jaga kebersihan lingkungan.
6. Hindari minum air yang talah lama tanpa ditutup


Demikianlah Bahaya Diare Akut Gejata Perawatan dan Pengotan. Diare merupakan penyakit yang dapat membahayakan, namun masih dapat dicegah dan jika terlanjur terkena masih dapat diobati.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Bahaya Diare Akut Gejala Perawatan dan Pengotan

0 komentar:

Post a Comment