Monday, 2 December 2013

Gejala Penyakit Paru-Paru Basah


بسم الله الرحمن الرحيم


Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Gejala Penyakit Paru-Paru Basah - Paru-paru basah atau  istilah dalam kedokteran disebut pneumonia merupakan infeksi atau peradangan pada paru-paru yang disebabkan olah debu, jamur, bakteri dan virus. Sebagian orang mengangap remeh penyakit ini karena gejalanya tidak terduga. Semua orang dapat mengalami hal ini jika tidak menjaga kesehatan dengan baik. Infeksi terjadi ketika benda asing masuk melalui pernapas lalu menginfeksi paru-paru. dalam penelitian diketahu disebabkan oleh sekitar 30 macam sumber infeksi, namun penyebab utamanya berasal dari bakteri, virus, mikroplasma, jamur, berbagai senyawa kimia, dan partikel lainnya.Untuk menghindari penyakit paru paru basah perlu diketahui gejala dan pencegahan penyakit paru paru basah. 


Gejala Penyakit Paru-Paru Basah



Penyebab Penyakit Paru-Paru Basah


Pneumonia terutama disebabkan oleh infeksi dari bakteri atau virus dan jarang dijumpai disebabkan oleh fungi dan parasit. Walaupun terdapat lebih dari 100 galur agen infeksi yang telah diidentifikasi, namun hanya beberapa yang bertanggungjawab atas mayoritas kasus yang ada. Infeksi bersama dengan virus beserta bakteri dapat muncul hingga sebanyak 45% infeksi pada anak-anak dan 15% infeksi pada orang dewasa. Agen penyebabnya tidak dapat diisolasi pada sekitar setengah kasus yang ada walaupun pengujian yang cermat telah dilakukan.


Istilah pneumonia terkadang digunakan secara lebih luas terhadap berbagai kondisi yang menyebabkan inflamasi paru-paru (misalnya yang disebabkan oleh penyakit autoimun, luka bakar kimia atau reaksi obat); namun demikian, inflamasi ini lebih tepat disebut sebagai pneumonitis. Menurut sejarahnya agen penginfeksi dibagi menjadi "khas" dan "tidak khas" didasarkan pada aspek yang diduga, tetapi bukti-bukti yang ada tidak mendukung pembedaan ini, sehingga kini tidak lagi ditekankan.


Faktor risiko dan kondisi yang memengaruhi pneumonia mencakup: merokok, imunodefisiensi, alkoholisme, penyakit obstruktif paru kronis, penyakit ginjal kronis, dan penyakit hati. Penggunaan obat-obatan yang bersifat menekan asam seperti penghambat pompa proton atau penyekat H2- dikaitkan dengan peningkatan risiko pneumonia. Usia lanjut juga berpengaruh pada pneumonia.(sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Radang_paru-paru)



Gejala Penyakit Paru-Paru Basah


Gejala penyakit paru paru basah di bagi menjadi dua, yaitu gejala saluran napas dan gejala tubuh secara luas.
1. Gejala saluran pernapasan




  • Batuk disertai dahak 3 minggu atau lebih.

  • Sesak napas dan dada terasa nyeri.

  • Ketika keluar dahak sering bercampur dengan darah.


2.  Gejala tubuh secara luas




  • Berat badan menurun.

  • Berkeringat pada malam hari meski tidak melakukan aktivitas.

  • Nafsu makan berkurang.

  • Demam lebih dari 1 bulan.

  • Telapak kaki dan dan tangan dingi dan basah (keluar keringat).


Inilah gejala yang dialami ketika mengalami paru-paru basah atau pneumonia, bagi Anda yang belum mengalami hal ini sebaiknya jaga kesehatan Anda karena kesehatan sangat berharga, dan bagi Anda yang sudah mengalami hal ini sebaiknya periksakan kesehatan Anda pada dokter. Terima kasih, semoga bermanfaat.



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Gejala Penyakit Paru-Paru Basah

0 komentar:

Post a Comment